Stadion Golo Dukal dan Gedung Atlit Ditelantarkan

RUTENG,FBC-Keberadaan stadion Golo Dukal yang dibangun dengan menghabiskan anggaran miliaran rupiah itu, kini nasibnya ditelantarkan oleh pemerintah Manggarai. Pasalnya, stadion yang disebut sebagai stadion termegah di NTT yang dibangun beberapa tahun lalu tersebut kini tampak dalam kondisi tidak terawat dan mubasir.

Kondisi stadion Golo Dukal yang tidak terawat (Foto:FBC/Sidus Madi)

Rumput-rumput  liar tumbuh subur baik di sekitar lapangan maupun di dalam lapangan, hingga di antara sela-sela tribun stadion pun di tumbuhi rumput liar dan berlumut.

Tidak hanya lapangan stadion dan sela-sela tribun yang ditumbuhi rumput liar. Nasib gedung atlit berlantai dua yang terletak tidak jauh dari stadion juga sama, yakni  kondisi di sekitar gedung banyak rumput liar yang tumbuh menyaingi gedung. Pada beberapa bagian dinding gedung juga terlihat ditumbuhi rumput liar dan lumut. Selain itu, beberapa kaca jendela gedung atlit itu juga ada yang sudah pecah.

Pantauan Floresbangkit.com pekan lalu, di stadion Golo Duka tersebut, tampak stadion dan gedung atlit yang terletak di Kelurahan Golo Dukal, Kecamatan Langke Rembong itu dalam kondisi yang tidak terawat. Kedua gedung megah itupun tampak berada di antara semak belukar yang menghiasi kedua gedung tersebut.

Sejumlah warga yang ditemui di stadion itu pekan lalu, mengatakan, akibat stadion itu jarang digunakan untuk pertandingan olahraga sepak bola, maka banyak orang memanfaatkan stadion itu untuk dijadikan tempat maksiat.

“Disini sering terlihat pasangan muda mudi berpacaran dan melakukan hal-hal yang negatif lainnya,”ungkap sejumlah warga yang ditemui di stadion itu, seraya meminta identitas mereka tidak dipublikasikan.

Kondisi gedung atlit berlantai dua yang ditumbuhi rumput liar. (Foto:FBC/Sidus Madi )

Lebih lanjut menurut mereka, stadion Golo Dukal juga sering digunakan orang untuk melatih menyetir kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Selain itu, mereka mengaku beberapa tahun terakhir stadion Golo Dukal tidak pernah lagi digunakan sebagai tempat pertandingan olaraga sepak bola.

Meskipun banyak event pertandingan olahraga sepak bola di tingkat lokal, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun club-club sepak bola yang ada di Kota Ruteng. Namun  lebih memilih lapangan sepak bola yang lain dibandingkan menggunakan stadion Golo Dukal. Akibatnya, stadion ini menjadi mubasir.

“Sangat disayangkan, perhatian pemerintah Manggarai untuk merawat aset berharga ini sangat rendah sekali, ungkap sejumlah warga tersebut.

Wakil Ketua DPRD Manggarai, Adol Gabur, yang dikonfirmasi di Ruteng, Rabu (29/5), terkait keberadaan stadion Golo Dukal itu meminta pemerintah Manggarai segera memperhatikan stadion dan gedung atlit tersebut dengan melakukan perawatan rutin. “Tahun ini kita alokasikan anggaran untuk perawatan stadion dan gedung atlit tersebut,”kata Gabur.

Sementara itu, Kepala Dinas PPO Manggarai, Rafael Ogur, kepada Floresbangkit.com, Jumat (31/3), mengatakan, untuk tahun ini ada alokasi anggaran untuk stadion dan gedung atlit. Hanya saja, alokasi anggaran itu diperuntukan instalasi listrik dan air. “Sedangkan anggaran untuk perawatan rutin seluruh stadion dan gedung atlit belum ada anggaran,”jelasnya.

Meski demikian, kata Ogur, pihaknya akan berusaha untuk melakukan perawatan secara berkala baik untuk stadion maupun gedung atlit. “Kita akan berusaha melakukan perawatan kedua gedung itu secara berkala,”tambahnya.  (Sidus Madi)

You must be logged in to post a comment Login