Quantcast

Porsentase Kelulusan SMA/SMK di Sikka Meningkat

MAUMERE, FBC- Porsentase kelulusan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Sikka tahun pelajaran 2012-2013 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Dinas PPO Kab.Sikka, Drs. Ekon Bernardus Ratu: ”Prestasi yang ada patut dipertahankan dan ditingkatkan” (27/05/13). (Foto : FBC/Guche Montero)

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sikka, Drs. Ekon Bernardus Ratu saat dikonfirmasi FBC di ruang kerjanya di jalan Mawar no. 12-Maumere, Senin (27/05/13) pukul 08.00 Wita beberapa jam sebelum dilakukan pengumuman di masing-masing sekolah.

“Tahun ini tingkat kelulusan peserta Ujian Nasional (UN) tingkat SMA-SMK di kabupaten Sikka mengalami peningkatan. Ini merupakan suatu prestasi yang patut dipertahankan dan ditingkatkan demi memperbaiki kualitas pendidikan kita,” kata Bernardus.

Menurut sumber data yang diperoleh FBC dari Dinas PPO Sikka, untuk tingkat SMA tahun pelajaran 2012-2013, porsentase kelulusan mencapai 98, 46 persen dengan jumlah peserta UN dari 17 SMA sebanyak 1674 orang. Peserta yang lulus berjumlah 1652 orang dan yang tidak lulus 23 orang.

Sedangkan untuk tingkat SMK, persentase kelulusan mencapai 99, 15 persen dengan jumlah peserta UN dari 12 SMK sebanyak 3703. Peserta yang lulus berjumlah 3676 orang dan yang tidak lulus 27 orang.

Dari 17 SMA yang ada di Kabupaten Sikka, sebanyak 10 SMA yang porsentase kelulusan mencapai 100% yaitu SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, SMAK Yohanes Paulus II, SMAK Bhaktyarsa, SMAK Alvares Paga, MA’AT TAQWA, SMA Negeri I Nita, SMA Negeri Bola, SMA Negeri Talibura dan SMA Muhamadyah Nangahure. Sedangkan dari 12 SMK, hanya dua SMK yang tidak mencapai 100 persen yaitu SMK Santa Elisabeth Lela (98,87 persen) dan SMK Santo Thomas (99,21 persen).

Dibandingkan dengan porsentase kelulusan tahun pelajaran sebelumnya (2011-2012) untuk tingkat SMA mencapai 91,70 persen (naik 7,24 persen) dari 1422 jumlah seluruh peserta UN. Peserta yang lulus 1304 orang dan yang tidak lulus 118 orang. Sedangkan untuk tingkat SMK porsentase kelulusan mencapai 93,94 persen (naik 6,81persen ) dari 3463 total peserta UN. Peserta yang lulus sebanyak 3253 dan yang tidak lulus 210 orang.

Mengomentari peningkatan porsentase kelulusan ini, mantan Kepala Bappeda Sikka ini memberikan apresiasi kepada semua pihak baik orang tua, para guru, maupun pemerintah setempat yang telah memberikan perhatian dan dukungan dalam bidang pendidikan.

“Maju mundurnya sektor pendidikan sangat bergantung dari peran semua pihak. Saatnya Sikka membangun generasi yang bisa mencatat sederet prestasi di bidang pendidikan sesuai perubahan kurikulum, standar kompetensi dan otonomi sekolah,” katanya

Ia menambahkan bahwa faktor lingkungan sangat berpengaruh terhadap pendidikan anak-anak. Gong belajar penting untuk diterapkan mulai dari basis terkecil yaitu keluarga sehingga ada kesempatan bagi anak-anak untuk belajar baik secara privat maupun dalam kelompok.

Mengenai harapan ke depan, ia menegaskan perlu adanya kerjasama dan koordinasi berbagai pihak baik di tingkat sekolah melalui pendidikan formal dan non-formal, pembinaan yang intens, disiplin belajar dan terutama peningkatan sarana dan prasarana sekolah yang dapat menjamin proses pengajaran dan pembelajaran di sekolah-sekolah.

“Pemerintah sedang mengupayakan berbagai sarana dan prasarana seperti perpustakaan daerah, taman baca dan laboratorium bagi para pelajar dan juga mahasiswa. Pendidikan adalah sektor penting yang membutuhkan kerjasama dan tanggung jawab bersama. Semoga prestasi yang ditorehkan pada tahun ini tetap dipertahankan dan sebisa mungkin ditingkatkan,” pintanya. (Guche Montero)

 





You must be logged in to post a comment Login