Quantcast

KPUD Lembata Putuskan Terima Caleg Hanura Versi Alwi

LEWOLEBA, FBC- Daftar Calon Sementara (DCS) Partai Hanura Lembata versi Alwi Murin akhirnya diterima KPUD sebagai Caleg Hanura Lembata. Sementara caleg yang didaftar Adriani Sunur dengan  rekomendasi Panwaslu ditolak KPUD karena mendaftar di luar tahapan dan jadwal Pemilu.

Ketua KPUD Lembata Alex Rehi Karangora (Foto : FBC/Yogi Making)

Hal ini diputuskan KPUD Lembata dalam Rapat Pleno anggota komisioner pada batas akhir penyampaian hasil verifikasi administrasi calon legislatif, Rabu (8/5). Dalam pleno, dua darilimaanggota komisioner walk out dari ruang rembuk, mereka kesal akibat permintaan untuk KPUD mengakomodir masing-masing dua caleg dari tiap kubu, ditolak oleh tiga anggota lainnya.

Sementara soal dualisme kepengurusan DPC Hanura Lembata, KPUD menyerahkan kembali kepada partai untuk diselesaikan secara internal.

Namun, untuk memastikan sah tidaknya copyan SK DPC yang diterima KPUD dari DPP Hanura yang menetapkan Adriani  Sunur sebagai ketua DPC Hanura Lembata, KPUD akan melakukan klarifikasi langsung ke DPP Hanura.

Hal ini dijelaskan Ketua KPUD Lembata Alex Rehi Karangora kepada Floresbangkit.com di kantor KPUD, Rabu (8/5). Menurutnya, Partai Hanura secara resmi telah mendaftarkan calegnya tiga hari sebelum penutupan jadwal pendaftaran.

“Setelah kita cermati isisuratrekomendasi Panwas yang menegaskan KPUD untuk menerima pendaftaran Caleg Hanura versi Aci Ona (Adriani Sunur), ternyata rekomendasi itu di luar jadwal dan tahapan pemilukada. KPUD tetap berpijak pada regulasi yang ada dan soal kepengurusan, kita serahkan kepada partai untuk selesaikan secara internal,” jelas Rehi.

Menurutnya, dalam waktu dekat KPUD akan keJakartauntuk mengklarifikasi copyan SK DPC Hanura, dimana DPP telah memutuskan Adriani Sunur sebagai ketua DPC Hanura Lembata. ”Besok kami akan keJakartauntuk cek asli tidak copyan SK DPC Hanura yang kami terima ini,” ujarnya.

Alwi Murin Apresiasi Keputusan KPUD

Sementara terkait sikap KPUD Lembata untuk tetap berpijak pada aturan, mendapat apresiasi langsung dari Alwi Murin. Alwi berharap KPUD tidak terlibat dalam masalah internal partai.

Alwi ketika dihubungi melalui pembicaraan telepon mengatakan, masalah dualisme kepengurusan DPC Hanura telah ditangani Badan Kehormatan (BK) Partai Hanura. Menurutnya, DPP seharusnya tidak mengeluarkan SK sebelum persoalan penonaktifan dirinya diklarifikasi secara jelas.

“Bagaimana mungkin DPP belum mendengar keterangan saya, mereka (DPP) begitu mudahnya keluarkan SK?, Padahal masalah ini sedang ditangani oleh badan kehormatan DPP Hanura.  Keputusan DPP ini sudah tidak beres. Soal keputusan KPUD saya sepakat, dan memang sebaiknya KPUD tetap berada dalam ranah aturan, dan tidak usah ikut campur dalam urusan internal partai” tegas Alwi.

Alwi yang ketika dihubungi mengaku sedang berada di Jakarta menjelaskan, DPP telah diundang badan kehormatan untuk didengar klarifiksinya, namun menolak hadir.

Alwi pun mengatakan, dirinya sebagai ketua DPC Hanura Lembata yang dipilih berdasarkan proses yang sah menurut aturan Partai Hanura  merasa disolimi oleh Ketua DPD Hanura NTT, Jimmie Sianto.

“Saya pertimbangkan untuk menarik diri dari caleg provinsi. Dalam waktu dekat akan saya putuskan. Karena  hati nurani saya menolak tunduk pada perintah pemimpin otoriter dan tak berhati Nurani. Saya yang merintis dan membesarkan Hanura di Lembata telah disolimi Jimmie,” kesalnya. (Yogi Making)





2 Responses to "KPUD Lembata Putuskan Terima Caleg Hanura Versi Alwi"

You must be logged in to post a comment Login