Quantcast

Nelce: KPU Lembata Harus Bertanggungjawab

KUPANG. FBC- Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Nelce Ringgu menegaskan, KPU Kabupaten Lembata harus bertanggungjawab terhadap perbuatannya menolak pendaftaran bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dari partai Hanura versi Ketua DPC, Adriana Sunur.

Ketua Bawaslu NTT, Nelce Ringu

Dihubungi di Kupang, Senin (29/4), Nelce menegaskan, KPU Lembata tidak berhak menolak pendaftaran bacaleg yang hendak didaftarkan Partai Politik. Karena tugas KPU hanya menerima pendaftaran, kemudian untuk selanjutkan baru dilakukan klarifikasi dan verifikasi keabsahan kepengurusan parpol.

“KPU Lembata harus terima pendaftaran bacaleg yang didaftarkan setiap parpol ke KPU. Soal dualisme kepengurusan parpol nanti akan diselesaikan melalui klarifikasi dan verifikasi usai pendaftaran. Ini yang tidak diperhatikan oleh KPU Lembata,” tegasnya.

Karena itu, Nelce menjelaskan, pihaknya meminta Ketua Panwaslu Kabupaten Flotim, Rofinus Kopong untuk bersama Ketua Panwaslu Lembata melakukan klrafikasi langsung terhadap ketua KPU Lembata, Alex Rehi. Namun, Alex menolak karena yang meminta klarifikasi bukan ketua Panwaslu Lembata tetapi ketua Panwaslu Flotim.

“Kami menugaskan saudara Rofin Kopong bersama Panwaslu Lembata untuk melakukan tugas itu. Rofinus hanya melakukan klarifikasi, tetapi keputusannya tetap pada rapat pleno Panwaslu Lembata. Kami sangat sesalkan penolakan Ketua KPU Lembata untuk memberikan klrafikasi terkait masalah itu setelah Bawaslu dan panwaslu menerima laporan Adriana Sunur,” kata Nelce.

Menurut Nelce, KPU Lembata harus menerima pendaftaran bacaleg Hanura Lembata versi Adriana Sunur dan melakukan verifikasi pada masa verifikasi ini.

Sudah Melaporkan ke Wiranto

Sementara Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura NTT, Jimmi Sianto yang dihubungi juga di Kupang, Senin (29/4)  mengakui selaku ketua DPD Hanura NTT dia sudah melaporkan masalah ini kepada Wiranto selaku Ketua Umum DPP Hanura di Jakarta.

Ditanya bagaimana sikapnya terhadap masalah di Lembata itu, Jimmi menegaskan,  Hanura tidak mau tahu, KPU Lembata harus mengakomodir bacaleg yang sudah disusun bersama berkas-berkasnya oleh ketua DPC Hanura Lembata, Adriana Sunur.

“Ketua DPC Hanura yang resmi adalah Adriana Sunur bukan Alwi Murin. Dia sudah kami berhentikan pada Januari 2013 lalu, karena itu yang berhak mengajukan bacaleg dari Hanura adalah Adriana Sunur,” tegasnya. (Oni)





You must be logged in to post a comment Login