KSR PMI Lembata Gelar Simulasi Tanggap Darurat Bencana

Simulasi pertolongan pertama, relawan dilatih untuk melakukan pertolongan pertama, terutama pada korban luka ringan. (Foto : FBC/Yogi Making)

LEWOLEBA, FBC-Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Unit Lembata menggelar simulasi tanggap darurat bencana di taman hiburan rakyat Lewoleba. Kegiatan ini dilakukan setelah 30 orang peserta baru mendapat pendidikan selama 12 hari di aula dekenat lembata.

Simulasi tanggap darurat bencana ini bertujuan untuk membina kemampuan terutama kepada anggota baru, agar ketika dalam menghadapi sitiuasi bencana sesungguhnya dapat melaksanakan tugas kepalangmerahan dengan trampil.

Komandan KSR PMI Lembata Ben Assan menyampaikan hal ini kepada FBC ketika ditemui di taman hiburan rakyat Lewoleba, saat sedang menggelar simulasi, Selasa  (23/4).

“Setelah menerima teori selama 12 hari, simulasi ini menjadi bagian dari praktek langsung dan dibuat seolah-olah situasi sedang dalam gawat bencana. Ini dimaksudkan agar perserta dapat menerapkan langsung teori yang di dapat selama mengikuti pelatihan,” ujar Ben.

Simulasi PSP, Tampak beberapa relawan sedang mengajak anak-anak melalukan permainan. (Foto : FBC/Yogi Making)

Selain itu, kegiatan simulasi yang digelar langsung di ruang publik pun bertujuan agar masyarakat dapat menyaksikan secara langsung mekanisme relawan ketika dalam situasi tanggap bencana.

Kegiatan simulasi jelas Ben meliputi beberapa kapasitas yakni,  Assessment, Friasel atau penandaan korban, pertolongan pertama, restoring family link (RFL) dan Psychosocial Support Program(PSP), merupakan pelatihan spesialisasi PMI dalam menanggulangi bencana maupun konflik untuk mengatasi para survivor (korban) yang mengalami gangguan fisik, mental, serta sosial akibat bencana maupun konflik yang dialami.

Pantauan FBC, tampak belasan anak di dalam tenda dan sedang diajak bermain oleh beberapa relawan PMI Lembata. Sementara pada tenda yang lain, relawan mensimulasi pertolongan pertama pada korban yang terkena luka. 30 relawan baru PMI terlihat sungguh-sungguh menerapakan ilmu yang baru didapat.

Ben menambahkan, kegiatan pelatihan KSR PMI unit Lembata ini terselenggara berkat kerjasama dengan program Penanggulangan Resiko Terpadu Berbasis Masyarakat dan Perubahan Iklim (Pertama PI), PMI Belanda yang berbasis di Maumere juga berkat dukungan dari PMI Cabang.

Relawan KSR PMI Lembata, Melani Kurniawan (Foto : FBC/Yogi Making)

Pengalaman Baru

Melani Kurniawan, salah satu relawan baru  saat diminta komentar  terkait kegiatan simulasi mengaku bangga dapat terlibat langsung menjadi relawan PMI. Melani dijumpai usai  terlibat dalam simulasi tanggap darurat bencana, Selasa (23/4).

“Saya senang bisa gabung dengan PMI, selain menambah ilmu, disini juga saya dapat banyak teman,”ujarnya.

Dia berharap, pengalaman yang didapatnya selama pelatihan ini bisa ia terapkan dimasyarakat terutama bisa ikut membantu masyarakt secara langsung dalam kegiatan tanggap darurat bencana. (Yogi Making)

You must be logged in to post a comment Login