Apakah malaria dapat menyebabkan gangguan psikis/kejiwaan seseorang?

 Pertanyaan Tentang Malaria
Nama L.akaan
Email l_akaan@gmail.com
Kategori Tentang Malaria
Pertanyaan Pak Dokter selamat bertemu di rubrik ini. Senang sekali bisa langsung berkonsultasi dengan pak Dokter. Perkenalkan, saya L. Akaan (pria, 28 tahun) dari Maumere. Pada suatu kesempatan saya pernah mendengar sharing dari seorang bapak tentang malaria. Menurutnya penyakit ini pada tingkat tertentu dapat mempengarui kerja otak seseorang. Malaria yang menyerang anak-anak dapat menyebabkan si anak mudah gugup, tidak suka tampil di depan karena malu-malu, dan berbagai ketakutan lainnya. Saya sendiri semasa kecil pernah menderita malaria tropika, tetapi selepas SMA saya tidak pernah lagi kena malaria. Ada dua pertanyaan dari saya. Pertama, apakah malaria dapat menyebabkan gangguan psikis/kejiwaan seseorang? Kedua, Karena sudah lama tidak sakit malaria, apakah saya boleh yakin bahwa saya sudah bebas malaria dan kuman-kuman penyebab dalam tubuh saya sudah hilang sama sekali?

Salam kenal Adik L. Akaan. Senang bisa bertemu, meskipun hanya di dunia maya.Untuk pertanyaan Anda yang pertama, memang malaria bisa menyebabkan gangguan kejiwaan sebab malaria berat bisa menyerang otak manusia. Namun demikian, jika kita menemukan kasus malaria secara dini dan ditangani secara tepat maka penderita akan sembuh dengan sempurna tanpa gejala sisa. Saat ini negara kita menyiapkan obat malaria yang sangat mujarab dan disediakan secara cuma cuma oleh pemerintah yaitu obat malaria kombinasi berbasis artemisinin seperti dihidroartemisinin-piperakuin (arterakin, darplex) dan artesunat-amodiakuin (arsuamoon).

Pertanyaan kedua. Meskipun saat ini Anda tidak menderita malaria, sebaiknya tetap melakukan upaya-upaya pencegahan yang bertujuan supaya tidak digigit nyamuk penyebar malaria dan segera memeriksakan diri jika muncul gejala malaria misalnya demam. Untuk kita yang tinggal di daerah endemis malaria seperti di Propinsi Nusa Tenggara Timur, gejala malaria sangat tidak khas. Jangan sekali-sekali minum obat malaria tanpa dipastikan dengan pemeriksaan laboratorium terlebih dahulu karena pemberian obat malaria yang tidak tepat sasaran akan menyebabkan munculnya plasmodium malaria yang kebal terhadap obat malaria di kemudian hari. Contohnya, saat ini klorokuin tidak digunakan lagi sebagai obat malaria karena sudah tidak efektif lagi akibat sering diminum beberapa orang yang merasa dirinya menderita malaria tanpa dipastikan dengan pemeriksaan laboratorium terlebih dahulu.

Saya ingin menambahkan sedikit informasi bahwa plasmodium malaria jenis vivax dan ovale bisa sembunyi di hati (hypnozoit). Sewaktu-waktu jika daya tahan tubuh kita menurun, malaria bisa kambuh kembali. Untuk membunuh hypnozoit tersebut, penderita malaria vivax dan ovale harus minum primakuin setiap hari selama 15 hari. Ini sering tidak dipatuhi oleh penderita malaria karena merasa sudah sembuh atau bosan minum obat terlalu lama.

Demikian jawaban saya, semoga cukup jelas. Jika masih ada pertanyaan susulan, dengan senang hati saya akan memberikan informasi tambahan.

Salam sehat bermanfaat

 

 

 

You must be logged in to post a comment Login