Tegakan Disiplin, Polres Lembata Pecat Satu Anggota

Kapolres Lembata menyerahkan Berita Acara pemecatan secara simbolis kepada salah satu anggota Provos. (Foto : FBC/Yogi Making)

LEWOLEBA, FBC-Arah dan kebijakan Polri yang mengedepankan Polri selaku pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat serta penegakan hukum dimaksudkan agar  setiap langkah dan perilaku pengabdian anggota Polri haruslah menciptakan keadaan masyarakat yang nyaman, tentram dan aman dalam setiap melaksanakan kegiatan grand strategi Polri.

Pernyataan ini merupakan amanat  Kapolres Lembata AKBP Marthen Johannis dalam upacara Pemecatan Tidak Dengan Hormat (PDTH) terhadap Bripda AntoniusWilsonManek yang digelar di alun-alun Mapolres Lembata Senin, 31/12/2012. Sebagaimana disaksikan FBC,  Upacara pemecatan ini lakukan secara inabsensia.

Grand strategi Polri sebagaimana yang dimaksudkan Marthen adalah, Patnership building yang wajib diwujudkan seluruh anggota Polri dari level atas hingga bawah, namun demikian selalu saja ada anggota yang melakukan pelanggaran disiplin yang secara langsung mencederai dan merusak martabat polisi.

“Jadi sudah wajar apabila hukuman dijatuhkan terhadap setiap anggota Poliri yang tidak mengikuti dan tunduk terhadap peraturan disiplin maupun kode etik kepolisian, dan demi menegakan aturan, disiplin dan kode etik Kepolisian, PTDH terhadap anggota Andreas Wilson Manek harus dilaksanakan, walau dengan berat hati” ujar Johannis dalam amanatnya.

Wilson Manek sesunguhnya telah terbuti melakukan pelanggaran asusila sebanyak empat kali, upaya pembinaan kepada anggota yang bersangkutan pun telah dilakukan, namun masih saja terjadi pelanggaran terhadap norma dan kode etik kepolisian. Oleh karenya tindakan pemecatan itu terpaksa dilakukan dengan berdasarkansuratkeputusan Kapolda NTT tertanggal 28 Nopember 2012, Nomor, KEP/01/516/XI/2012. Pemecatan itu terhitung sejak tanggal 30 Nopeber 2012. Jelasnya

Dia mengatakan, pemecatan itu merupakan bentuk realisasi penerapan disiplin demi terwujudnya supermasi internal Polri. Wilson dipecat setelah menjalani sidang kode etik Polri, dimana yang bersangkutan dipandang tidak layak untuk dipertahankan sebagai anggota polisi, sebagaimana tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor, 1 tahun 2003 tentang pemberhentian anggota kepolisian.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, “Kapolda sudah berkomitmen untuk memberikan reward dan punishment jadi siapa yang berprestasi pasti diberikan penghargaan, dan yang melanggar aturan akan dihukum, saya berharap seluruh anggota untuk seluruh anggota untuk tetap memelihara sikap, tingkah laku dan tutur kata baik antar sesama anggota maupun terhadap masyarakat. Kedepan Polres Lembata sudah berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan ke dalam yang lebih intensif, terhadap anggota sehingga tidak ada lagi yang melakukan pelanggaran,” harapnya.

Upacara PDTH kemudian dilanjutkan dengan pelantikan dan pemasangan tanda pangkat baru kepada empat orang anggota Polres Lembata yang mendapat kenaikan pangkat setingakat lebih tinggi. (Yogi Making)

4 Responses to Tegakan Disiplin, Polres Lembata Pecat Satu Anggota

You must be logged in to post a comment Login