Tuak dan Ayam dalam Budaya Manggarai

Paket Cristal melakukan upacara adat khas Manggarai ketika menyerahkan berkas dukungan masyarakat ke KPUD NTT. Kupang, Sabtu (24/11) (Foto : Bone Pukan/FBC)

KUPANG, FBC- Politik dan budaya memang sering bertemu. Dalam peristiwa budaya seringkali politik memainkan peran. Sebaliknya dalam kejadian politik, sering pula budaya diikutsertakan.

Ketika menyerahkan berkas dukungan masyarakat kepada KPUD NTT, Sabtu (24/11), Chrstian Rotok dan Abaraham Paul Liyanto (Cristal) terlebih dahulu melakukan upacara adat khas Manggarai yakni menyerahkan se-ekor ayam jantan warna putih dan tuak dalam sebuah kendi. Ini pertanda bahwa mereka dengan resmi memohon restu  dari KPUD NTT sebagai bakal calon Gubernur dan wakil Gubernur NTT melaluin jalur independen.

Budaya khas Manggarai ini diakui Christian Rotok sebagai budaya warisan leluhur yang sarat makna. Karena itu, sebagai manusia berbudaya mereka tidak boleh melupakan hal penting yang dihidupi masyarakat.

Chris Rotok yang didampingi calon wakilnya Paul Lianto sudah bersepakat untuk membangun NTT dengan semboyan “Menjadikan NTT yang UTUH (Urgen, Tangguh, Unggul dan Harminis)”.

Artinya keduanya menganggap penting untuk segera memangun NTT menjadi lebih baik, sehingga tangguh menghadapi berbagai tantangan dan lebih unggul dari daerah lainnya sambil tetap membina keharmonisan  hidup masyarakat NTT.(Oni)

You must be logged in to post a comment Login