Quantcast

Uskup Hubertus Leteng Buka Pameran Yubileum Gereja Katolik Manggarai

RUTENG,FBC-Uskup Hubertus Leteng, PR membuka secara resmi pameran Yubileum  Gereja Katolik Manggarai, di Pelataran Parkir Gereja Katedral Ruteng, (17/10)  sore.  Uskup Hubertus Leteng  dalam sambutannya mengatakan, pameran ini  merupakan rahmat Tuhan yang ditunjukkan melalui tampilan sejumlah  benda peninggalan para misionaris terdahulu.  Apa yang ditampilkan ini sangat sederhana namun membangkitkan semangat akan sejarah gereja katolik di Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur.

Uskup Hubertus Leteng, Uskup Mikael Angkur dan Bupati Rotok saat memasuki arena pameran

Pameran ini, demikian Uskup Hubertus Leteng,  juga merupakan bentuk penghargaan atas  perjuangan para misionaris dalam tugas pelayanannya  mereka di Manggarai. Untuk itu kita harus menghargai sejarah dan menjadi dorongan dalam menatap gereja di masa depan.

Pada bagian lain sambutan,  Uskup Hubertus Leteng menyampaikan apresiasi peran jurnalis dalam mempublikasikan tentang perkembangan daerah ini melalui pemberitaan di media massa baik cetak, maupun eletronik dan media lainnya. Ia mengajak para jurnalis untuk terus mempublikasikan berbagi potensi yang ada di daerah ini melalui media masing-masing. “Peran jurnalis patut diapresiasi dalam mempublikasikan tentang daerah ini dan potensi-potensi yang ada melalui media,” katanya.

Selanjutnya Bupati Manggarai, Christian Rotok, dalam sambutannya mengatakan, perjalanan gereja katolik di Manggarai hingga merayakan Yubileum 100 tahun saat ini adalah suatu usia yang matang. Karya misionaris yang  datang ke Manggarai untuk membebaskan, membimbing  dan membangun orang Manggarai dari titik nol  baik dalam bidang ilmu pengetehuan, infrastruktur dan karya-karya misionaris lainnnya.

“Para misionaris adalah pahlawan. Karena mereka telah melakukan berbagai hal untuk kemajuan Manggarai, sehingga kita merayakan 100 tahun gereja katolik Manggarai saat ini,”ungkap bupati Rotok.

Pada acara pembukaan pameran Yubileum ini dihadiri oleh Uskup Bogor, Mikael Angkur, Wakil Bupati Manggarai, Kamelus Deno, dan sejumlah tamu undangan lainnya. Dalam pembukaan acara pameran ini juga dilakukan doa bersama dari lintas agama  seperti  agama Katolik, Islam, Hindu dan Protestan.  Selain itu, dilanjutkan  dengan penyalaan obor dan lampu yubileum serta penekanan tomol sirene, tembakan mercon 100 buah ke udara dan pengguntingan pita sebagai tanda dibukanya pameran yubileum 100 tahun gereja katolik Manggarai secara resmi.

Pelana Kuda, Peti Patroli, dan Trompet

Di sejumlah stand pameran ini kita  dapat melihat berbagai benda yang unik dan tua yang sampai saat ini masih terawat dengan baik. Misalnya, pelana kuda, peti patroli, trompet  yang dipakai para misionaris pada saat mereka melakukan patroli keliling paroki atau stasi pada waktu itu.

Tidak hanya itu, di pameran ini juga terdapat foto-foto yang umurnya hampir ratusan tahun. Demikian pula buku-buku lama tentang  sejarah perkembangan gereja  di Manggarai.  Selain itu, ada motor tua, piala dan sejumlah benda lainnya  yang semuanya adalah peninggalan tempo dulu yang sering gunakan oleh para misionaris.

Salah seorang pengunjung pameran, kepada FBC  mengaku, sangat  senang melihat benda-benda peninggalan para misionaris yang berkarya di Manggarai. “Kita patut bersyukur, karena para misionaris telah meninggalkan jejak yang sangat berharga bagi perjalanan gereja katolik Manggarai,” katanya. (Dus)





You must be logged in to post a comment Login