DIPA APBN Baru Terserap 36,63 Persen

Kletus Letu,SE, Kepala KPPN Ruteng

RUTENG,FBC-Dari total DIPA APBN Tahun 2012 yang disalurkan lewat Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Ruteng  sebesar Rp 774.561.622, baru terealisasi  Rp 291. 454. 815. 077 atau 36,63 persen. Dan sisa anggaran yang belum terserap sebesar Rp 483.106.806.923.

DIPA APBN ini dialokasikan untuk empat kabupaten yakni Kabupaten  Ngada, Manggarai Timur, Manggarai dan Manggarai Barat. Demikian penjelasan Kepala KPPN Ruteng, Kletus Letu,SE,  di Ruteng, Kamis (9/8).

Data sampai tanggal 27 Juni 2012, kata Kletus, DIPA APBN untuk empat Kabupaten itu, telah terealisasi 36,63 persen. Hal ini menunjukan bahwa penyerayapan DIPA APBN 2012 sudah optimal. Bahkan di salah satu kabupaten, ada Satker (Satuan kerja) yang telah merealisasikannya hingga 90 persen.

Optimalitas penyerapan ini, lanjut Kletus, merupakan bentuk keberhasilan Kemenkeu RI melalui Program Reformasi Birokrasi. Menurutnya, program yang tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan, Nomor 55/KMK.01/2012 tentang Reformasi Birokrasi Dan Transformasi Kelembagaan Kementerian Keuangan Tahun Anggaran 2012, telah membawa perubahan yang sangat signifikan dalam tubuh Kementrian keuangan RI, khususnya Direktorat Perbendaharaan Negara, termasuk KPPN yang ada di daerah-daerah.

Ia juga menjelaskan, KPPN Ruteng dalam memperbaiki kinerjanya mengusung Motto: Ruteng Responsif, Ulet, Transparan, Elegan dan Non Gratifikasi sebagai pijakan perbaikan sistem kerja, aparatur dan pelayanan di KPPN Ruteng.

Dalam mendukung semuanya ini, kata dia, maka semua Satker di empat Kabupaten tersebut harus secara kontinyu melaporkan perkembangan dan masalah perbendaharaan di masing-masing sehingga secara bersama-sama bisa dicarikan solusinya.(Dus)

You must be logged in to post a comment Login